Mengorganisasi

Posted by tri novi handono Monday, April 22, 2013 0 comments
organisasi
Setiap hari saudara banyak mendengar kata-kata organisasi, mengorganisasi, diorganisasi. Yang hebatnya lagi kata-kata tersebut banyak dipakai dalam pidato-pidato yang berapi-api, tulisan-tulisan ilmiah atau populer. Tetapi kalau kita tanya, apakah maksud yang sebenarnya dari kata-kata organisasi tersebut pasti banyak yang kewalahan menjawabnya. Jadi apakah sebenarnya ikhwal organisasi itu?
 
Dalam kehidupan sehari-hari kita tentu banyak mengerjakan pekerjaan, baik yang dapat kita laksanakan sendiri atau dengan memakai tenaga orang lain. Begitu juga anda banyak memakai bahan-bahan, alat-alat serta pemantu-pembantu lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan.
Jika ingin menambal ban sepedda yang bocor, terlbih dahulu tentu saudara mempersiapkan alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan untuk memperbaiki sepeda tersebut. Saudara tentu menyediakan obeng, tang, lem kertas pasir, gunting dan lain-lainnya.

Apa sebab saudara memakai kertas pasir? Kertas pasir gunnya untuk mengikis permukaan ban yang akan ditempel . Untuk memperkuat daya lekat karet penambal pada ban sepeda saudara. Untuk mengikis ban tersebut, saudara tidak dapat melakukannya dengan tangan dan alat-alat yang ada dalam tubuh saudara. Gunting dipakai untuk memotong karet penambal, obeng untuk menyongkel karet ban dari lingkar besi roda sepeda tersebut.
Seluruh pekerjaan tersebut tentu tidak dapat saudara laksanakan tanpa memakai alat-alat atau bahan-bahan pembantu tersebut, Kemampuan dan kekuatan saudara terbatas, bukan? Usaha saudara mempersiapkan alat-alat, bahan-bahan lebih dahulu untuk menambal ban sepeda tersebut, inilah yang kita sebut mengorganisasi.
Tatkala mengerjakan sesuatu, saudara tentu harus mempunyai suatu tujuan. Begitu pula dengan melakukan pekerjaan menambal ban tadi, saudara mempunyai tujuan, yaitu supaya ban tersebut tidak bocor lagi dan dapat memakai sepeda tersebut kembali.
Dari keterangan di atas layak pula ambil kesimpulan tentang maksud mengorganisasi. Yaitu mempersiapkan alat-alat tertentu, yang khusus untuk pekerjaan tertentu pula berdasarkan tujuan-tujuan yang telah ditetapkan lebih dahulu.

penerapaan
Menterapkan ikhwal organisasi
Jika saudara seorang pimpinan, baik pemimpin militer, sipil, perusahaan, pimpinan sosial dan lain sebagainya, sebaliknya saudara menterapkan tekhnik-tekhnik pengorganisasi dalam bidangnya masing-masing. Dengan begitu tugas saudara menjadi lebih ringan dan usaha mencapai sukses.
Apabila saudara ingin membuka sebuah percetakan, terlebih dahulu saudara harus membuat rencana tentang pekerjaan yang akan dilaksanakan.
Jika rencana tersebut telah pasti untuk dijalankan susunlah titik pangkal organisasinya. Kemudian lakukanlah pekerjaan mengorganisasi, yaitu : mencari tempat yang baik, mesin-mesin cetak yang tepat, alat yang sesuai, serta orang-orang yang mungkin dapat melaksanakan pekerjaan tersebut.
Dengan kata lain, terlbih dahulu kita menerapkan alat-alat yang dibutuhkan, pekerjaan yang diinginkan, Akhirnya menghimpun semua yang dibutuhkan dan barulah diusahakan agar segala sesuatunya berjalan lancar. Jadi dengan keterangan tersebut jelaslah organisasi, mengorganisasi.
Banyak anggapan orang bahwa meng-organisasi ini masalah yang mudah, karena secara pikiran., sempit mengorganisasi indentik dengan memimpin saja. Mengorganisasi itu sebenarnya pekerjaan yang sepele karena apa yang ditetapkan oleh pimpinan harus dipatuhi oleh bawahan. Pendapat ini kelihatan memang benar, karena bawahan harus patuh apa yang diperintah pimpinan. Tetapi, jika pimpinan tidak memahami ikhwal organisasi dan menajemen, hasil yang dicapai bawahannya, pasti kurang memuaskan.Yang lebih berape lagi, jika hasilnya bertentangan dengan rencana yang ditetapkan.

Agar saudara seorang pimpinan yang baik, wajiblah saudara ketahui prinsip-prinsip dari mengorganisasi yaitu :
  1. Keahlian dan kesanggupan untuk mengerjakan semua jenis tugas dan pekerja.
  2. Adanya spesialisasi (spesialis staff).
  3. Harus diberikan kekuasaaan yang kuat atau adanya pemberian (pendelegasi) wewenang.
  4. Adanya kesatuan perintah.
  5. Pemimpin yang bertanggung jawab.
  6. Perintah harus tegas, jelas dan terang.
Dari keterangan ringkas tersebut di atas, jelaslah bagi kita apa sebenarnya maksud meng-organisasi dengan segala segi-seginya. Dengan dasar dan prinsip yang telah diterangkan di atas, saudara dapat menerapkannya segala jenis bidang pekerjaan baik yang berderajat khusus maupun yang bersifat umum, misalnya yang bersifat luas, adalah pada organisasi besar, perusahaan industri besar (raksasa) atau organisasi pemerintahan (internasional).

  Semoga Bermanfaat


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Mengorganisasi
Ditulis oleh tri novi handono
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://noviarema.blogspot.com/2013/04/mengorganisasi.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment