Planning Resep Utama Sukses

Posted by tri novi handono Monday, April 1, 2013 0 comments
Menjadi seorang pengusaha itu sebenarnya untung-untungan. Jika bintang sedang terang, dalam sehari bisa sepuluh mobil mewah nongkrong di garasi, Setiap pagi makan roti keju, dilayani sang istri genit yang aduhai.
Tapi kalau nasib lagi dirundung sial, celana katok pun bisa lari ke rumah gadai, atau boleh juga menjadi tamu"istimewa" di Nusa Kambangan, apabila saudara menjadi penyelundup kelas kakap. Yang namanya pengusaha itu harus selalu sedia payung sebelum ketiban malang, Bagi pengusaha yang suka menganut kaedah "alon-alon asal kelakon", punya nasib seperti kerakap diatas baju, hidup segan mati tak mau. Yang kelewatan berani, jika bernasib baik, tentu memboyong rezeki nomplok kerumahnya, Hatinya boleh bercemas-cemas, kalau ketahuan belangnya oelh penegak hukum.
Bagi yang suka memilih, boleh ambil mana yang disukai, mau yang alon-alon asal kelakon boleh saja, kalau dipilih yang"berani" juga dipersilahkan, asal saja saudara tahan banting.
Bagi saudara yang kepingin jadi pengusaha yang baik, eloknya ambil yang di tengah-tengah saja, Tak usah alon-alon seperti kucing mengantuk, juga tak perlu terlalu berani, tapi mengundang malapetaka, Artinya saudara berdagang diatas rel yang lurus, punya perhitungan dan selamat badan sampai tujuan.

Planning Resep Untuk Sukses
Untuk menjadi pengusaha yang berhati"suci", ini bukan perkara mudah, ibarat meramu obat, menjadi pengusaha juga harus punya resep untuk mengantarkannya ke jalan yang sukses. Resep-resep tersebut, tidak akan manjur apabila tidak dimulai dengan suatu " Resep utama" yang disebut "Planning atau perencanaan".
Konon kabarnya yang bernama plnning itu sangatlah berkuasa sekali dalam setiap langkah-langkah kegiatan perusahaan. Jembatan mana yang dapat disiapkan oleh insinyur-insinyur botak, apabila tidak diberi jampi-jampi perencanaan.
Begitu gedung penjakar langit tak akan berdiri tegak apabila sang "planning" tak diundang. pokoknya planning atau perencanaan itu teramat hebatnya. Perkara membikin planning itu kelihatan hanya suatu kerja yang mudah saja. Apa susahnya membuat planning suatu pabrik tempe, kalau semua alat-alat dan modal sudah ada, tinggal buat rencana, panggil pemborong dan sebentar pasti siap.
Anda jangan khilaf, dalam prakteknya membuat planning secara serampangan, mau harap laba banyak ternyata ketiban rugi, nah, inilah akibat ulah dari sang planning yang dibuat dengan sembrono.

Agar Planning berhasil baik         
Jadi bagaimana caranya supaya "sang planning" itu terkesan memberikan hasil yang lumayan?
para ahli yang cerdik rupanya bersenang hati memberikan petuah pada anda. coba disimak !

1. Mula-mula datang nasehat yang pertama :anda harus menjelaskan masalah yang akan saudara lakukan itu, inilah pangkal cerita, agar rencana anda dapat berjalan sesuai dengan target saudara.

2. Datang lagi petuah baru. carilah keterangan-keterangan atau info-info yang lengkap mengenai kegiatan-kegiatan yang terkandung dalam rencan itu. Di sini sang kepala botak, berpesan agar saudara harus rajin-rajin jadi spion 007, pintar cari info dan bahan-bahan.
Ingatan harus tajam untuk mengingat pengalaman-pengalaman yang lalu, maksudnya lain tidak supaya otak saudara tak susah-susah mencari sumber-sumber data. Apalagi? datangilah sumber-sumber ilmiah dan catatlah data-data yang diperoleh dari riset. Juga dari buku-buku setebal bantal, baik dari perpustakaan maupun dari toko-toko buku, Pendeknya saudara harus pasang kuping yang terang, mata yang tajam serta cepat kaki dan ringan tangan.

3. Sudah cukupkah petuah-petuah itu? belum lagi, tiba-tiba datanglah petuah : saudara harus menggolong-golongkan informasi yang saudara peroleh.
Urusan saudara berubah dengan James Bond menjadi tukang godok, info-info catatan, bahan-bahan hasil research dan segala apa saja digodok dalam periuk analisa.
Dalam menggodok bahan-bahan yang diperoleh saudara harus pintar dan cekatan, Informasi-informasi berhubungan dengan masalah yang sama digolongkan sedemikian rupa, sehingga data yang sama dapat disatukan. Pendeknya seperti memilih antah dengan beras. Beras sama beras, antah sama antah. Dengan begitu saudara tidak bingung menghadapi banyak-banyak bahan-bahan yang akan digodok.
Apabila saudara telah siap menganalisa, berarti bahan rencana sudah siap untuk ditelorkan, alias setengah matang.

4. Selanjutnya saudara masih perlu dijejali petuah lagi, tentukanlah dasar pendapat untuk perencanaan dan batas-batasnya.
Petuah ini teramat baik bagi saudara. Saudara harus menjadi tukang ramal yang baik. Dugaan-dugaan, ramalan-ramalan serta kemunginan yang saudara anggap baik, lalu saudara tuangkan ke kertas, kemudian di golongkan kedalam beberapa persoalan yang sama. Akhirnya diberikan batas-batasnya, soal ini teramat penting sebagai dukungan kuat untuk membenarkan rencana saudara.

5. Masih ada lagi? nanti dulu, tugas saudara selanjutnya memilih rencana-rencana yang diusulkan.
Ibarat menarik benang dalam tepung, saudara harus menjadi pemilih yang baik, harus saudara pertimbangkan matang-matang mengenai kepastian sasaran, yang disesuaikan dengan biaya kocek saudara, silap-silap target yang saudara harapkan jadi berantakan.

6 Telah cukupkah? ternyata ada lagi yang perlu saudara dengar, buatlah urut-urutan terperinci dari setiap proses rencana tersebut.
Buatlah rencana urutan waktu yang diperlukan dalam menyiapkan rencana tersebut. Soal waktu ini sangat penting saudara ingat agar waktu untuk mengerjakan rencana tidak terbuang, ingatlah pepatah kuno : waktu itu uang bukan?   
Kalau saudara telah buat urut-urutan rencana tersebut, tentu saudara tak perlu repot-repot untuk memerintah dan menyuruh bawahan saudara bukan?

7. Agar jampi-jampi ini lebih manjur, akhirnya saudara diberi petuah yang mantap : supaya saudara tidak lengah haruslah diawasi tahap-tahap kemajuan dari rencana tersebut. 

Walaupun ramuan-ramuan dan jampi-jampi perencanaan itu sudah cukup, namun jampi-jampi tersebut belum mempan tidak disertai pengawasan. Mana tahu kalau-kalau ada pegawai yang lamban sebagai kucing mengantuk, tentu akan menggagalkan urutan rencana saudara. Ketimbang gagal sebelum planning berkembang, eloklah diawasi lebih dahulu perencanaan itu.

Jadi perlu diingat bahwa Planning atau Perencanaan ialah Fungsi dari seorang manajer yang berhubungan dengan pemilihan dari berbagai alternatif daripada tujuan kebijaksanaan, prosedur dan program (Koontz O'donnel).
 
   Semoga Bermanfaat
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Planning Resep Utama Sukses
Ditulis oleh tri novi handono
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://noviarema.blogspot.com/2013/04/planning-resep-utama-sukses.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment