Memecahkan Masalah

Posted by tri novi handono Monday, April 22, 2013 0 comments

Setiap manusia dalam dunia fana ini selalu terlibat dalam segala persoalan, baik yang serius, gawat, maupun persoalan kecil-kecilan. Kesemuanya itu membuat manusia harus mengerutkan kening memikirkannya. Namun yakinlah bahwa setiap persoalan bagaimanapun gawatnya, pasti ada suatu jalan keluar untuk memecahkan masalahnya. Ini sudah merupakan hukum alam yang tidak bisa dibantah. Cuma, akhir dari suatu pemecahan masalah itu dapat bersifat poitif atau negatif.
Justru itulah, manusia selalu berusaha untuk memecahkan setiap masalah dengan mencari hasil yang bersifat positif, cerah, terang. Kalaupun terdapat hal yang agak negatif, akan dipilih/resiko yang paling sekecil mungkin.

Manusia yang mempunyai bermacam-macam profesi tentu akan mengalami problem (masalah) yang berlainan pula, sesuai dengan keadaannya dan kadarnya masing-masing. Begitu juga dalam pemecahan masalah terhadap persoalan, akan terdapat cara yang berlain-lainan menurut kondisi dan situasi masing-masing mereka.
Persoalan yang dihadapi oleh seorang importir besar, tentu akan berlainan dengan problem yang dihadapi oleh seorang dokter. Persoalan yang ditemui oleh seorang petani di dusun, tentu tidak sama dengan problem tukang cukur di kota.

Walaupun terdapat persoalan yang berlainan, pemecahan persoalan yang berbeda-beda, namun, ada suatu "langkah" yang sama dalam menghadapi pemecahannya. Langkah tersebut dapat diterapkan pada suatu persoalan-persoalan. Dengan demikian akan membantu pemecahan masalah sesuai dengan kondisi-kondisi dari persoalan-persoalan tersebut.
Langkah-langkah pemecahan masalah, Apakah langkah pemecahan masalah tersebut ? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, penulis ingin menggambarkan sebuah masalah yang dihadapi oleh suatu bagian dalam perusahaan percetakan.
Kepala bagian mesin cetak melaporkan bahwa sebuah mesin cetak surat kabar sering rusak dan kini dalam keadaan rusak berat. Laporan tersebut disertai saran-saran agar mesin cetak tersebut diganti saja dengan yang baru, karena pembiayaan untuk memperbaiki mesin tersebut sangat besar. Lagi pula mesin tersebut sudah sudah tua sekali, sakit-sakitan.
Untuk ini, pimpinan percetakan harus memakai "langkah-langkah" sebagai dasar untuk memecahkan suatu persoalan. 
Adapun langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Mencari ketegasan masalah dan menetapkan tentang hal-hal yang pokok.
  2. Masalah yang akan dipecahkan harus jelas.
  3. Mengumpulkan fakta dan keterangan-keterangannya.
  4. Menyelidiki kemungkinan pemecahan masalah.
  5. Mengambil keputusan dan melaksanakannya.
Apabila penyelesaian masalah sudah dipetik, harus diperhatikan follow up dari penyelesaian masalah tersebut. Misalnya : tukang mesin yang sembrono tersebut telah diganti, perawatan mesin harus lebih diintensipkan. Dengan demikian, tujuan yang positif dari pemecahan masalah tersebut akan tercapai.
jadi untuk memecahkan suatu persoalan bukanlah merupakan pekerjaan yang mudah, walaupun diberikan contoh-contoh yang sederhana saja, namun pada dasarnya dapat dipakai/diterapkan dalam memecahkan setiap persoalan baik yang kecil maupun yang gawat-gawat.  


Semoga Bermanfaat
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Memecahkan Masalah
Ditulis oleh tri novi handono
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://noviarema.blogspot.com/2013/04/memecahkan-masalah.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment