Shalawat

Posted by tri novi handono Friday, September 13, 2013 1 comments
Di antara kiat sukses adalah mengikuti dan meniru cara yang dilakukan oleh orang-orang yang sudah sukses. Dengan begitu, Insya Allah kesuksesan juga akan bisa kita raih. Dalam hal shalawat, tidak tanggung -tanggung, yang kita contoh adalah Allah SWT dan para malaikat-Nya. (QS. Al-Ahzab (33):56).
Subhanallah, Jika kita mau bershalawat untuk Nabi SAW, maka kita telah meniru apa yang dilakukan Allah dan malaikat-Nya. Inilah pesona shalawat. Kesuksesan apa yang akan kita raih?
Allah yang Maha Kuasa, yang di tangan-Nya segala kesuksesan, keselamatan, kemuliaan, kehormatan, telah memerintahkan kita selaku hamba-Nya untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, yakni manusia yang paling dicintai-Nya. Dan, masya Allah, Allah melakukan hal itu; bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Tabarakallah. Mahasuci Allah yang telah meninggikan nama Nabi Muhammad, sehingga tidak disebut La ilahaillallah, tanpa Muhammad Rasulullah. Allah "menyejajarkan","menyandingkan" nama-Nya yang Mahaagung dan Mahamulia, dengan nama Nabi Muhammad di dalam kalimat tauhid, kalimat syahadat.
Masya Allah, ingin menangis rasanya. Ya Rasulullah, izinkan kami (umatmu ini) bershalawat untukmu."Allahumma shalli wa sallim wa barik'ala Sayyidina Muhammad wa'alaalihi wa dzurriyyatihi, wa ashhabihi wa ummatihi."
Silahkan, mau pakai Sayidina, boleh. Nggak pakai, juga boleh. Tapi, sebaiknya pakai Sayyidina, sebagai bentuk penghormatan kita untuk membedakan menyebut namanya dengan manusia lain.
Sungguh, jika mau segala kemudahan dan kesuksesan, perbanyaklah bershalawat kepada Rasulullah SAW. Semakin rutin dan banyak jumlahnya, maka akan semakin baik. Dengan begitu, shalawat akan menjadi salah satu pakaian amal kita sehari-hari.
Banyak itu kira-kira minimal 100 kali dalam sehari. Kalau masalah yang dihadapi lagi berat, dan kebutuhan banyak, maka perbanyaklah lagi bershalawat. Kalau perlu hingga 1.000 kali dalam sehari atau lebih.
Jika yang demikian itu rutin kita lakukan, sering kita baca, misalnya 40 hari atau 100 hari tanpa putus, Insya Allah, segala kemudahan akan menyertai kita, Cobalah, Saudara tidak akan rugi.
Jika sudah merasa ada kemajuan, maka teruskanlah bershalawat dalam setiap kesempatan. Dan jika belum, teruslah mencoba dengan sepenuh keyakinan dalam menjalankan amalan yang juga dilakukan Allah dan malaikat-Nya ini.
Insya Allah, Saudara akan merasakan manfaatnya. Apalagi, jika kita juga melakukan amal-amal saleh dari amalan-amalan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW, niscaya shalawat itu akan lebih bermakna dan bertenaga.
Shalawat paling pendek, Shallallahu 'ala Muhammad. Dan di antara shalawat yang paling keren adalah shalawat yang dipakai dalam tahiyyat akhir saat shalat, yakni Shalawat Ibrahimiyyah.
Di situ, kita juga menyebut Nabi Ibrahim AS, sang kekasih Allah. Semoga kita yang hina ini, selalu di izinkan Allah SWT untuk beramal dengan amalan-Nya, yakni bershalawat. Amin..


Semoga Bermanfaat
  
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Shalawat
Ditulis oleh tri novi handono
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://noviarema.blogspot.com/2013/09/shalawat.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

1 comments:

Connexindo said...

subhannallah, banyak cara untuk mendekatkan dan meraik sukses bersama jalan allah ;)

Post a Comment