Hidup Sederhana

Posted by tri novi handono Friday, August 30, 2013 1 comments
"Tidak bakal susah orang yang hidup sederhana". Demikian sabda Nabi Muhammad SAW dalam riwayat Imam Ahmad. Hadist ini telah menunjukkan kebaikan dari hidup sederhana. Dan Alangkah lebih bijaknya lagi, jika kesederhanaan tersebut dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Namun pada kenyataannya, tidak sedikit yang bertindak sebaliknya, boros. Yakni dengan berbelanja kebutuhan materi yang hanya untuk menuruti dan menyenangkan hawa nafsunya, tanpa memperdulikan kebutuhan dan kegunaannya, Seperti mengoleksi perhiasan mahal, mobil mewah, tas, sepatu dan kesenangan duniawi lainnya.
Bila gaya hidup mewah dan cenderung berlebih-lebihan (boros) diterapkan dengan kondisi finansial yang tidak menunjang, hal ini bisa mendorong seseorang untuk melakukan perbuatan negatif demi memuaskan nafsu dan gengsinya. Entah dengan mencuri, menipu atau tindakan negatif lainnya.
Untuk menghindari keadaan tersebut, para kaum muslimah hendaknya menerapkan gaya hidup sederhana, dan wajib berhati-hati dengan sifat boros. Pasalnya, kesederhanaan merupakan solusi terbaik dalam menjalani hidup sekaligus senjata ampuh agar terhindar dari sifat boros di dalamnya.
Mari kita bercermin dalam isah Fatimah binti Rasulullah dan suaminya Ali bin Abi Thalib ketika rumah tangganya menjalani krisis ekonomi, hingga pernah tiga hari ia tidak makan.
Dan ketika Ali melihatnya pucat, ia berkata,"Ada apa denganmu wahai Fatimah? Fatimah lalu menjawab,"Selama tiga hari kami tidak ada apa-apa di rumah.
Ali balik bertanya," Kenapa kamu tidak beritahu aku?"
Fatimah menjawab," Pada malam pertama ayahku, Rasulullah SAW, berkata kepadaku;"Wahai Fatimah, jika Ali datang membawa sesuatu makanlah, jika tidak jangan kamu minta."
Rupanya Fatimah mengerti benar posisi Ali pada saat itu. Kesibukan Ali dalam dakwah dan jihad membuat fatimah tidak mau mengusik masalah ekonomi rumah tangganya agar tidak menggangu pikiran Ali.
Kisah di atas telah menunjukkan bahwa, istri yang baik akan menjadi penenang dan tidak melelahkan suami. Selain itu, wanita yang baik juga akan menjaga harta suaminya dan membelanjakannya untuk hal yang positif. Bukan untuk mengeyangkan perut dan memenuhi keinginan nafsu yang tidak ada gunanya.
Dalam kisah lain Aisyah berkata,"Kami benar-benar pernah melihat tiga kali kemunculan hilal selama dua bulan, namun tidak pernah kunyalakan tungku api di rumah-rumah Rasulullah SAW."
Lalu Urwah bertanya kepada Aisyah," Kalau begitu apa yang membuat kalian bertahan hidup?"
Aisyah menjawab,"Dua hal, kurma dan air."
Sungguh alangkah sederhananya kehidupan istri-istri Rasulullah SAW. Mereka tidak terpengaruh oleh kenikmatan sesaat dan terhindar dari sifat boros. Bahkan, keluarga Rasulullah SAW tidak pernah kenyang dari roti gandum dalam dua hari berturut-turut.
Aisyah berkata :"Keluarga Rasulullah SAW tidak pernah kenyang dari roti gandum dalam dua hari berturut-turut, sampai ia meninggal." (HR. Bukhori dan Muslim).
Pada hakikatnya, manusia tidak akan pernah puas jika hanya menuruti nafunya. Ia akan terus menerus menginginkan yang lebih dan lebih lagi. Padahal, apa yang ada di dunia ini sesungguhnya hanyalah kesenangan sesaat. Wahai Muslimah, alangkah baiknya jika kita meneladani sikap sederhana dari istri-istri Rasulullah SAW. Dengan demikian, kita dapat terhindar dari sifat boros dan hidup akan lebih tenang.

Semoga Bermanfaat  
  
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Hidup Sederhana
Ditulis oleh tri novi handono
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://noviarema.blogspot.com/2013/08/hidup-sederhana.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

1 comments:

Connexindo said...

nabi kita muhammad SAW selalu hidup dengan kesederhanaan, namun tetep bahagia, sederhana itu jauh lebih baik, allah juga tak suka yg terlalu berlebih-lebihan ;)

Post a Comment