Kekayaan Mutlak Ibu Muslimah

Posted by tri novi handono Tuesday, August 27, 2013 1 comments
Kaya selalu diidentikkan dengan kesuksesan, harta melimpah, rumah dan mobil mewah, serta segala yang menyangkut materi. Tidak sedikit manusia menjalani hidupnya hanya berorentasi pada dunia semata. Mencari dan menumpuk sebanyak-banyaknya harta kekayaan telah menjadi gaya hidup yang sejalan dengan hedonisme. Na'udzubillah!
Muslimah harus kaya? Iya, Tentu saja kaya yang sesuai dengan jalur hukum syara'. Bukan kekayaan materi semata, tetapi semua kekayaan yang menjadikan muslimah tunduk dan patuh hanya kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Karena muslimah mempunyai multi peran yang strategis dan mulia. Yaitu peran sebagai pribadi muslimah itu sendiri, sebagaiistri sekaligus ibu, yang punya tugas sebagai manajer rumah tangga, pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya. Begitu penting dan besarnya peran seorang ibu muslimah dalam pembentukan generasi generasi yang akan datang.

Maka ada kekayaan mutlak ibu muslimah, ialah :
1. Kekayaan Akidah.
Dengan akidah yang benar, muslimah akan selalu tegar ketika menghadapi badai dalam kehidupannya. Berpikir jernih dan mampu melampaui setiap ujian yang menghampiri, baik ujian yang menimpa dirinya, keluarganya, atau lingkungan sosial dan dakwahnya.
Sebagai istri, ia juga akan senantiasa menjadi penenang bagi suaminya, pendukung utama kiprah dakwah suami, dan seorang suami akan mendapatkan kekuatan untuk tetap istiqamah dan terhindar dari segala bentuk syirik dan bid'ah.
Kita patut meneladani Khadijah, istri Rasulullah SAW. Seperti yang digambarkan dalam sebuah hadits:"Rasulullah SAW bersabda, aku dikaruniahi oleh Allah SWT rasa cinta yang mendalam kepada Khadijah. Demi Allah, aku tidak pernah mendapat pengganti yang lebih baik dari Khadijah. Ia yang beriman kepadaku ketika semua orang inkar. Ia yang mempercayaiku ketika semua orang mendustakanku. Ia yang memberiku harta pada saat semua orang enggan memberi."(HR. Ahmad). Begitu pula peran muslimah sebagai ibu. Seorang ibu yang telah memiliki akidah yang menghujam kuat ke dasar hatinya, akan menularkan perilaku dan cara berpikir yang benar kepada anak-anaknya, sehingga tidak mudah terpengaruh lingkungan yang negatif.

2. Kekayaan Tsaqofah.
Terkait kewajiban utamanya yang multi dimensi, maka seorang ibu muslimah harus memiliki tsaqofah yang luas, tidak hanya terbatas pada tsaqofah Islam. Tetapi juga tsqofah yang bersifat umum.
Sejarah membuktikan, bahwa perubahan sosial yang terjadi di masyarakat adalah hasil dari pembinaan tsaqofah secara berkesinambungan, penuh perencanaan dan sistematis.
Selain itu, ibu muslimah juga harus tanggap dan cermat dengan informasi-informasi global, berita-berita dunia keislaman atau perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin pesat. Dengan demikian diharapkan mampu memberikan jawaban dengan analisa yang tajam dan mencerdaskan ketika anak-anak ataupun masyarakat umum melontarkan pertanyaan.

3. Kekayaan Amaliyah.
Sia-sialah ilmu tanpa amal dan rusaklah amal yang tidak dilandasi oleh ilmu. Ilmu dan amal merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Setelah memiliki akidah yang benar dan tsaqofah yang luas, maka tidak akan berarti apa-apa jika semua itu tidak ada aplikasinya.
Muslimah yang paham, tentu senatiasa berusaha untuk menjaga amal-amalnya agar menjadi amalan yang terbaik di sisi Allah SWT. Kepribadian Islam akan terbentuk dengan sendirinya ketika seorang muslimah mampu menjaga lisan, fikrah dan akhlaknya. Sehingga keberadaannya sebagai bagian dari interaksi sosial akan menjadi figur yang diteladani. Jangan puas dalam mencari ilmu, perbanyak silaturahmi dan pilihlah lingkungan yang baik.
  

Semoga Bermanfaat
    
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Kekayaan Mutlak Ibu Muslimah
Ditulis oleh tri novi handono
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://noviarema.blogspot.com/2013/08/kekayaan-mutlak-ibu-muslimah.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

1 comments:

Ukhti Ana said...

terima kasih sharenya kak
bermanfaat sekali,..
produsen mukena katun jepang

Post a Comment