Terbaik Bukan Berlebih

Posted by tri novi handono Saturday, August 17, 2013 0 comments
Gaya hidup berfoya-foya dan berlebihan itu sifat yang merugikan bagi kita semua, lakukanlah yang terbaik bukan berlebih dalam menjalani kehidupan ini. Suatu saat anak saya menginginkan diadakan adanya pesta ulang tahun yang meriah dan tidak itu saja mereka meminta untuk di belikan baju yang mahal harganya tetapi pada waktu hari ultah tiba saudara yang berada di luar kota sakit di rumah sakit, dengan begitu acara ultah tidak jadi diadakan.

Sesuatu yang berlebihan memang bisa berakibat buruk, seorang pemuda yang berlebihan menonton pertandingan piala champions dikabarkan meninggal dunia karena kelelahan, Bagaimana tidak, pada malam hari pemuda ini menonton pertandingan sepak bola, sementara siang harinya bekerja, terus menerus begitu selama sepuluh hari berturut-turut.

Contoh lain, ada seorang perempuan yang ingin menurunkan berat badan secara instan dan melakukan secara diet dengan ketat. Hasilnya? Dia masuk rumah sakit dan berbagai penyakit lain bermunculan. Bahkan untuk urusan beribadah kepada Allah SWT pun kita dilarang untuk berlebihan, sebagian besar dari kita pasti ingin bahwa segala yang kita lakukan dianggap ibadah kepada Allah SWT, Sehingga mendapat balasan di dunia serta balasan setelah kehidupan dunia. Padahal, agar sesuatu bernilai ibadah syaratnya dua :
Ikhlas dan Benar-benar melakukannya. Ingat! Benar, bukan berlebih! oleh karena itu, biasakanlah melakukan yang benar dengan cara yang terbaik agar bernilai tinggi. Saat bekerja dan berbisnis, lakukanlah dengan cara yang terbaik bukan berlebih.

Jangan sampai kita gila kerja tetapi lupa keluarga, abai menghadiri momen-momen penting anak, tidak memiliki waktu berlibur bersama-sama anak dan istri. Jangan sampai saat anak istri bertanya, "kapan kita punya acara bersama?"jawabannya selalu ,"Bapak lembur....Bapak lembur....Bapak lembur....."
Saat hari libur dan waktunya istirahat, lakukanlah istirahat yang terbaik bukan berlebihan, Saat libur bukan berlebihan untuk tidur, bukan juga berlebihan untuk menonton televisi, saat libur, bukan juga berlebihan untuk berolah raga atau melakukan aktivitas lain yang tidak bisa dilakukan saat hari kerja.
Sekali lagi lakukanlah yang terbaik bukan berlebih, ingatlah, tubuhmu punya hak, keluargamu punya hak, orang-orang disekitarmu punya hak, Perusahaan atau bisnismu juga punya hak. Dan yang penting, Tuhanmu juga punya hak, Apakah mereka semua sudah memperoleh yang terbaik darimu?


Semoga Bermanfaat      
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Terbaik Bukan Berlebih
Ditulis oleh tri novi handono
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://noviarema.blogspot.com/2013/08/terbaik-bukan-berlebih.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment