Dasar Pembentukan dan Syarat Pembinaan Rumah Tangga

Posted by tri novi handono Friday, March 15, 2013 0 comments

bahagia
Keluarga Bahagia
Dasar pembentukan rumah tangga bahagia yang Islami sbb :
  1. Adanya kesamaan agama antara calon suami istri untuk mewujudkan kehormatan dalam lingkungan keluarga. (QS. Al Baqarah : 221).
  2. Adanya keseimbangan/keserasian antara calon suami istri.
  3. Adanya kemampuan calon suami istri (al ba'ah).
Rosulullah SAW bersabda :"Wahai para pemuda, barang siapa diantara kamu telah mampu (Alba'ah) memikul beban keluarga, hendaklah ia kawin, itu akan lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih dapat mampu menjaga kehormatan.Barang siapa yang belum mampu, hendaklah berpuasa. sesungguhnya berpuasa itu akan menjadi benteng yang menjaganya (dari perbuatan zina)". (HR. Bukhori dan Muslim).

 Rumah tangga bahagia adalah rumah tangga yang berkualitas dan agar mendapatkan rahmat Allah SWT, maka ada lima aspek pokok kehidupan yang harus dipenuhi, yaitu :

1. Terwujudnya suasana kehidupan yang Islami, antara lain dengan melaksanakan:
  • Membiasakan membaca, menulis Al Qur'an dan memahami isinya secara rutin.
  • Membudayakan Sholat berjamaah dalam berkeluarga. 
  • Melaksanakan amalan ubudiyah yaumiyah (ibadah harian) dalam keluarga, misalkan do'a-do'a, ucapan basmalah (Bismillahhirrohmaanirrohim) setiap mulai pekerjaan dan ucapan hamdalah (alhamdulillah) setiap selesai pekerjaan serta mengucapkan salam.
2. Terlaksananya pendidikan dalam keluarga, seperti yang dituntunkan oleh Lukman Al Hakim kepada putranya (QS. Lukman : 12-19) antara lain :
  • Pendidikan ke Esaan Tuhan (Tauhid).
  • Pendidikan pengetahuan dan keilmuan.
  • Pendidikan akhlaq.
  • Pendidikan ketrampilan.
  • Pendidikan kemandirian.
3. Terwujudnya kesehatan keluarga dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
  • Kebersihan rumah dan lingkungan.
  • Olah raga keluarga yang rutin.
  • Kebersihan, kesehatan dan gizi keluarga (empat sehat lima sempurna enam halal).
4.  Terwujudnya ekonomi keluarga yang sehat, antara lain :
  • Mengusahakan memiliki yang halal dan baik.
  • Mengendalikan keuangan keluarga, hemat dan tidak kikir.
  • Membiasakan menabung.
  • Memanfaatkan perkarangan dan atau home industri (industri rumah tangga) untuk menunjang ekonomi keluarga.
5.  Terwujudnya hubungan keluarga yang selaras, serasi, seimbang dengan jalan antara lain :
  • Membina sopan santun, etika dan akhlaq sesuai dengan kedudukan masing-masing isi keluarga.
  • Menciptakan suasana keakraban antara anggota keluarga, seperti waktu-waktu sesudah Sholat berjama'ah, waktu makan bersama dan waktu rekreasi.
  • Menciptakan suasana keterbukaan, rasa saling memiliki dan rasa tanggung jawab satu sama lain diantara anggota keluarga.
  • Menumbuhkan rasa saling menghargai, saling menghormati, saling memaafkan kesalahan satu sama lain diantara anggota keluarga.
  • Melaksanakan kehidupan bertengga, berteman dan bermasyarakat, sesuai ajaran Islam.
Rosulullah SAW bersabda : "Apabila Allah menghendaki rumah tangga bahagia, maka diberikan kecenderungan mempelajari ilmu agama, yang muda menghormati yang tua, serasi (harmonis) dalam kehidupan, hemat dan hidup sederhana, melihat (mengawasi) cacat (kekurangan) mereka, dan kemudian melakukan taubat/minta maaf. Dan jika Allah menghendaki sebaliknya, maka ditinggalkannya mereka dalam kesesatan." (HR. Dailami).
Rosulullah bersabda :
"Bahwa kebahagiaan keluarga dapat tercapai apabila terpenuhi empat perkara : yaitu keserasian antara suami istri, mempunyai anak yang terdidik, bergaul dengan orang yang sholeh, dan memiliki ketrampilan yang dapat menambah penghasilan." (HR. Dailami).

Semoga Bermanfaat
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Dasar Pembentukan dan Syarat Pembinaan Rumah Tangga
Ditulis oleh tri novi handono
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://noviarema.blogspot.com/2013/03/dasar-pembentukan-dan-syarat-pembinaan.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment